Metode VLSM
Penyusun : Ahmad Suyuti S
APA ITU VLSM?
VLSM atau variable length subnet mask adalah jenis perhitungan subnetting dimana panjang subnet mask yang kita berikan akan disesuikan dengan banyaknya jumlah host di setiap subnet tersebut. ... Ada 2 teknik perhitungan subnetting: FLSM: fixed length subnet mask.
IMPLEMENTASI METODE VLSM (VARIABLE LENGTH SUBNET MASK) PADA PEMETAAN IP ADDRESS LAN (LOCAL AREA NETWORK) STIPER SRWIGAMA PALEMBANG
ABSTRACT
Pemetaan IP (Internet Protocol) Address pada setiap user yang ada di LAN (Local Area Network) STIPER Sriwigama Palembang saat ini masih dilakukan secara manual dan terkadang tanpa mencatat IP address yang telah diberikan pada user-user sebelumnya sehingga terjadi kesamaan IP address yang menyebabkan bentrokan saat pengiriman data. Hal inilah yang menjadi penyebab dasar sehingga peneliti bermaksud mengimplementasikan metode VLSM (Variable Length Subnet Mask) sehingga dapat memetakan IP address untuk user ke dalam beberapa bagian. Pada STIPER Sriwigama Palembang dibagi beberapa bagian user yaitu : Ketua, Wakil Ketua, LPPM, Administrasi, Dosen, Staff, Perpustakaan dan Mahasiswa. Perhitungan pemetaan IP address dengan metode VLSM ini diawali dari jumlah user yang terbanyak dari beberapa bagian yang telah dibagi di atas. Pemetaan IP ini menjadi solusi dari permasalahan yang terjadi pada STIPER Sriwigama Palembang sehingga dengan metode VLSM tidak lagi terjadi bentrokan IP address karena setiap user telah memperoleh IP address dan subnet mask yang berbeda-beda.
PERANCANGAN PEMETAAN IP ADDRESS MENGGUNAKAN METODE VLSM.
PT. KAI adalah badan usaha milik negara indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api layanan PT. KAI meliputi angkutan penumpang dan barang. Untuk dapat terintegrasi, PT. KAI harus didukung jaringan yang terdiri dari banyak komputer. Dalam jaringan yang memiliki ratusan host device dan mengoperasikan semua device tersebut didalam network ID yang sama, dan sangat rentan terjadinya collision. Collision merupakan tabrakan antar paket data yang dikirim oleh dua atau lebih pengguna pada saat yang bersamaan pada jaringan komputer. Perlu adanya antisipasi salah satunya dengan melalukan subnetting. Metodologi yang digunakan dalam subnetting ini adalah VLSM (Variable Lenght Subnet Mask). Dengan menggunakan metode subnetting ini diharapkan akan memaksimalkan penggunaan alamat host device dan terhindar dari alamat yang kembar. Selain itu subnetting metode ini mampu meningkatkan keamanan jaringan dan mengurangi terjadinya collision.
Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask, jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnet mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada pembagian blok, pembagian blok VLSM bebas dan hanya dilakukan oleh si pemilik Network Address yang telah diberikan kepadanya atau dengan kata lain sebagai IP address local dan IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan internet, namun tetap dapat melakukan koneksi kedalam jaringan internet, hal ini terjadi dikarenakan jaringan internet hanya mengenal IP Address berkelas.
CARA CEPAT MENGHITUNG VLSM
Langsung saja ke contoh kasus yang pertama dalam perhitungan menggunakan metode vlsm. Dalam contoh kasus ini misalnya kita akan membangun sebuah jaringan internet dalam sebuah perusahaan besar. Dengan ketentuan Host yang dibutuhkan antaran lain:
1. Ruang Utama 1000 host
2. Ruang Kedua 500 host
3. Ruang Ketiga 100 host
4. Ruang Server 2 host
Dengan alamat jaringan 172.16.0.0/16. Sebelum kita mulai menghitung vlsm, disini kita akan memcantumkann 8 bit angka ajaib ini:
128 . 64 . 32 . 16 . 8 . 4 . 2 . 1 . Dan membuat tabel-tabel untuk mempercepat proses perhitungan VLSM. Seperti tabel-tabel berikut:
128 . 64 . 32 . 16 . 8 . 4 . 2 . 1 . Dan membuat tabel-tabel untuk mempercepat proses perhitungan VLSM. Seperti tabel-tabel berikut:
Host ke 2^n | Jumlah Host | Subnet mask | Pre. mask/32-n |
2^0 | 1 | 255.255.255.255 | /32 |
2^1 | 2 | 255.255.355.254 | /31 |
2^2 | 4 | 255.255.255.252 | /30 |
2^3 | 8 | 255.255.255.248 | /29 |
2^4 | 16 | 255.255.255.240 | /28 |
2^5 | 32 | 255.255.255.224 | /27 |
2^6 | 64 | 255.255.255.192 | /26 |
2^7 | 128 | 255.255.255.128 | /25 |
2^8 | 256 | 255.255.255.0 | /24 |
2^9 | 512 | 255.255.254.0 | /23 |
2^10 | 1024 | 255.255.252.0 | /22 |
2^11 | 2048 | 255.255.248.0 | /21 |
2^12 | 4096 | 255.255.240.0 | /20 |
2^13 | 8192 | 255.255.224.0 | /19 |
2^14 | 16386 | 255.255.192.0 | /18 |
2^15 | 32768 | 255.255.128.0 | /17 |
2^16 | 65536 | 255.255..0 | /16 |
2^17 | 131072 | 255.254.0.0 | /15 |
2^18 | 262144 | 255.2520.0 | /14 |
2^19 | 524288 | 255.248.0.0 | /13 |
2^20 | 1048576 | 255.240.0.0 | /12 |
2^21 | 2097152 | 255.224.0.0 | /11 |
2^22 | 4194304 | 255.192.0.0 | /10 |
2^23 | 8388608 | 255.128.0.0 | /9 |
2^24 | 16777216 | 255.0.0.0 | /8 |
contohya seperti kasus berikut:
Dengan IP 172.16.0.0/16
1. Ruang Utama 1000 host
Disini dibutuhkan 1000 host yang akan terhubung dengan internet ,untuk mendapat 1000 host atau lebih perhatikan tabel diatas. Karena yang dibutuhkan1000 maka cari hasil pemangkatan 1000 or >= 1000 host. dari tabel diatas yang sesuai dengan kebutuhan host yang dibutuhkan gunakan 2^10 = 1024 dan subnet mask 255.255.252.0.
Untuk mencari nilai ip range seperti dibawah ini :
255.255.255.255
255.255.252. 0 _
Untuk mencari nilai ip range seperti dibawah ini :
255.255.255.255
255.255.252. 0 _
0. 0. 3.255
Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan ip network
Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan ip network
172. 16. 0. 0
0. 0. 3.255 +
172. 16. 3.255
Network : 172.16.0.0/22
IP Pertama : 172.16.0.1
IP Terakhir : 172.16.3.254
IP Broadcast : 172.16.3.255
Subnet Mask : 255.255.252.0
2. Ruang Kedua 500 host
Untuk Ruangan Kedua host yang dibutuhkan or komputer yang bisa terhubung dengan internet sebayak 500 komputer. Untuk mendapatkan 500 host atau lebih maka kita cari pemangkatan yang menghasilkan Host 500 atau lebih. dari tabel diatas yang menghasilkan 500 host >=500 host
yang sesuai dengan kebutuhan host yang digunakan 2^9= 512 dan subnet mask 255.255.254.0.
yang sesuai dengan kebutuhan host yang digunakan 2^9= 512 dan subnet mask 255.255.254.0.
Untuk mencari nilai ip range seperti dibawah ini :
255.255.255.255
255.255.254. 0 _
0. 0. 1.255
Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan ip network
172. 16. 4. 0
0. 0. 1.255 +
172. 16. 5.255
172. 16. 4. 0
0. 0. 1.255 +
172. 16. 5.255
Network : 172. 16. 4. 0/23
IP Pertama : 172.16. 4.1
IP Terakhir : 172.16. 5.254
IP Broadcast : 172.16.5. 255
Subnet Mask : 255.255.254.0
3. Ruang Server 100 Host
Nah sekarang untuk Ruang ke 3 yang membutuhkan 100 host, maka konsep
perhitungan kita gunakan konsep kelas C atau bermain pada Oktet ke 4. Untuk mendapatkan 100 host atau lebih maka kita cari pemangkatan yang menghasilkan Host 100 atau lebih. dari tabel diatas yang menghasilkan 100 host >=100 host yang sesuai dengan kebutuhan host yang digunakan 2^7= 128 dan subnet mask 255.255.255.127
perhitungan kita gunakan konsep kelas C atau bermain pada Oktet ke 4. Untuk mendapatkan 100 host atau lebih maka kita cari pemangkatan yang menghasilkan Host 100 atau lebih. dari tabel diatas yang menghasilkan 100 host >=100 host yang sesuai dengan kebutuhan host yang digunakan 2^7= 128 dan subnet mask 255.255.255.127
Untuk mencari nilai ip range seperti dibawah ini :
255.255.255.255
255.255.255.128 _
0. 0. 0.127
Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan ip network
172. 16. 6. 0
0. 0. 0.127 +
172. 16. 6.127
172. 16. 6. 0
0. 0. 0.127 +
172. 16. 6.127
Network : 172.16. 6 . 0/25
IP Pertama : 172.16. 6 . 1
IP Terakhir : 172.16. 6 . 126
IP Broadcast : 172.16 .6 .127
Subnet Mask : 255.255.255.128
4. Ruang Server 2 Host
Network : 172.16. 6. 128/30
IP Pertama : 172.16. 6. 129
IP Terakhir : 172.16.6. 130
IP Terakhir : 172.16.6. 130
IP Broadcast : 172.16.6.131
Subnet Mask : 255.255.255.252
Dan itu saja yg bisa saya jelaskan apabila ada kesalahan dalam penjelasan blog di atas tolong di maafkan karena sesungguhnya manusia itu tidak pernah luput dari kesalahan sekian terima kasih.
DAFTAR PUSTAKA:
Tujni Baibul, Alfiansyah Hendra. 2020. Perancangan Pemetaan IP Address Menggunakan VLSM Metode http://conference.binadarma.ac.id/index.php/semhavok/article/view/1219 Diakses pada tanggal 06 februari 2021 pukul 10:42
Dasmen, Novrianda Rahmat. 2018. Implementasi Metode VLSM pada pemetaan IP Address LAN https://journal.untar.ac.id/index.php/computatio/article/view/1703 Diakses pada tanggal 06 februari 2021 pukul 10:56
Smiley, Darx. ____. Cara Cepat Menghitung VLSM http://dsmiley99.blogspot.com/2015/09/cara-cepat-menghitung-vlsm.html Diakses pada tanggal 06 februari 2021 pukul 11:04

