IPV4 (Sejarah klasifikasi Aturan)

 PENGERTIAN ,SEJARAH dan KALASIFIKASI                             “IP ADDRESS”



1.DEFINISI IP ADDRESS
          IP ADDRESS (Internet Protocol Address) ialah deretan angka biner antara 32 bit -128 bit yang dipergunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap computer host dalam jaringan internet. Dalam proses pengunaanya angka 32 bit di gunakan untuk alamat IP address versi IPv4 sedangkan , angka 128 bit digunakan sebagai  IP address versi IPv6 . Kedua versi IP tersebut digunakan untuk menunjukan alamat dari computer pada jaringan internet berbasi TCP/IP.


2.SEJARAH IP ADDRESS
1#IMP  (Interface Message Processor) Pada Tahun 1969 – 1989

          Adalah generasi pertama dari gateway yang saat ini dikenal sebagai router. Digunakan untuk interkoneksi peserta ke ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) dari akhir 1960-an hingga 1989. Bisa dikatakan sebagai nenek moyang dari IP address, yang terdokumentasi dengan nama RFC  1 (request for command). Berkapasitas 5 Bit address. Ada sebuah varian dari IMP yang disebut TIP yang menghubungkan terminal dan bukan untuk jaringankcomputer. IMP digunakan di pusat ARPANET sampai akhirnya dihentikan 20 tahun kemudian tepatnya pada tahun 1989.
2#Bagaimana dengan IPv1, IPv2, IPv3? Pada Tahun1977 – 1979
          Dalam RFC 791 IP didefinisikan versi pertama yang digunakan sebagai Internet Protocol. RFC adalah sebuah memorandum yang diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) menjelaskan tentang metode, perilaku, penelitian, atau inovasi berlaku untuk kerja dari Internet dan system yang terhubung di Internet. Dan ternyata bukan versi 1 tapi versi 4!!, ini tentu saja mengartikan bahwa pada dasarnya protocol ini ada versi sebelumnya. Terlepas dari benar-benar ada atau tidaknya, IP dibuat saat fungsi-fungsinya terbagi dari TCP versi sebelumnya yang dikombinasikan antara fungsi TCP dan Fungsi IP. TCP berkembang melalui tiga versi sebelumnya dan terbagi dari TCP dan IP untuk versi keempat. Versi nomor 4 itu diaplikasikan untuk TCP maupun IP untuk konsistensinya. Meskipun dari namanya mengisyaratkan versi sebelumnya, namun IP versi 4 adalah yang pertama digunakan secara meluas pada TCP/IP yang modern.
3#IPv4, IPv5 pada tahun 1981-1990
          Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan dalam protocol jaringan TCP/IP untuk komunikasi antar node-nya, format alamat dalam Internet dinyatakan dalam nomor 32-bit (RFC1166) dan dibagi atas 4 kelompok dan setiap kelompoknya terdiri dari 8-bit atau octet, yang sekarang dinamakan Internet Protocol versi 4 yang masih digunakan sampai hari ini.
          Apa yang terjadi dengan IPv5? Jawabannya adalah tidak ada. sengaja dilewati untuk menghindari kebingungan. Masalah dengan versi 5 berhubungan dengan protokol TCP / IP eksperimental yang disebut Internet Protocol Streaming, yang awalnya didefinisikan dalam RFC 1190, Protokol ini bukanlah versi kelanjutan dari IPv4 melainkan dibuat sebagai pelengkap IP untuk membawa traffic percakapan suara dan konferensi dengan garansi delay dan bandwidth. Saya tidak mendapatkan informasi yang pasti untuk tahun awal dikembangkan, namun kalau mengacu dari RFC1190 itu adalah tahun 1990.
4#IPv6 1995 – sekarang dan dimasa yang akan datang
Seiring dengan pertumbuhan Internet yang sangat pesat di seluruh dunia yang menyebabkan IPv4 dengan format 32-bit tidak bisa lagi menampung kebutuhan pengalamatan internet setelah jangka 20 tahun kedepan. Dari hasil riset  dan perhitungan pakar IETF menyebutkan dengan hanya 32-bit format address hanya bisa menampung kurang lebih 4 milliar host di dunia ini. Pada tahun 1992 IETF selaku komunitas terbuka Internet membuka diskusi untuk mengatasi masalah ini dengan mencari format IP generasi selanjutnya setelah IPv4, setelah  pembahasan yang panjang, baru pada tahun 1995 ditetapkan melalui RFC2460 IPv6 sebagai IP generasi berikutnya (Next generation yang biasa disebut IPng) yang dapat menampung sekitar 340 milliar trilliun bahkan lebih host address, bisa diibaratkan bila semua manusia di dunia ini membutuhkan IP maka IPv6 itu juga belum akan habis (lebay sedikit J). Pengembangan IPv6 ini sudah dilakukan banyak pihak diseluruh dunia seperti Internet Service Provider, Internet Exchange Point, militer, dan Universitas.Di Indonesia sendiri sudah dialokasikan 17 prefix IPv6 untuk berbagai organisasi, mobile operator, IXP, dan ISP. Berdasarkan statistic dari badan pengembangan dan penyedia tunnel broker SixX.



3.JENIS JENIS IP ADDRESS
1# IP VERSI 4(IPv4)
          Internet protocol versi 4 atau IPv4 terdiri dari 32 bit dan kapasitasnya bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka di buatlah versi IPv6.
2# IP VERSI 5 (IPv5)
            Sebenarnya IP versi 5 ini tidak ada, sengaja dilewati untuk menghindari kebungungan. Protokol ini bukanlah kelanjutan dari IP versi 4 melainkan dibuat untuk pelengkap IP dan untuk membawa traffic percakapan suara dan konferensi dengan garansi delay dan bandwidth.
3# IP VERSI 6 (IPv6)
          Pada akhirnya versi IPv6  diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan dari IPv4 yang sebelumnya hanya mengunakan 32 bit untuk menampung kapasitas IP address yang ada di seluruh dunia . IPv4 di nilai suatu saat akan mencapai suatu limit/batasan maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah versi IPv6 128 bit diciptakan .dengan adanya IPv6 ini yang memiliki kemampuan yang lebih besar di bandingkan dengan IPv4 diperkirakan akan mampu menyediakan IP address untuk penguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari pengunanya akan selalu akan semangkin banyak dan terus meningkat.Internet protocol  versi 6 ini terdiri dari 128bit.Kemampuan IP ini 4 kali dari IPv4,tetapi tetapi untuk jumlah kapasitas host yang dapat ditampung bukan hanya 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4,jadi hasilnya 320.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 



4.PEMBAGIAN KELAS IP ADDRESS
          IP address versi 4 terdiri dari 4 oktet,untuk nilai 1 oktet adalah 255. karena IP address versi 4 memiliki 4 oktet maka jumlah IP address yang tersedia seperti ini 255X255X255X255. IP address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh penguna jaringan internet di seluruh dunia.untuk membuat mepermudah proses pembagianya,IP address harus dikelompokan dalam beberapa kelas.
          IP address dikelompokan menjdi lima kelas,yaitu kelas (A,B,C,D, dan E). Perbedaan kelas terdapat pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A (jaringan), B (jaringan ukuran besar), C ( pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing  jaringan memilii angota yang sedikit), D (jaringan multicast) dan E (untuk eksperimental).
          Pembagian masing-masing kelas IP address di atas didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID (identitas jaringan) dan Host ID (identitas host dalam suatu jaringan).aturan pemakaian Host ID iyalah,masing-masingkomputer ataupun router di suatu jaringan Host ID nya harus berbeda dengan computer lainya.
 



5.FUNGSI IP ADDRESS
1# IP ADDRESS DI GUNAKASIN SEBAGAI ALAT INDENTIFIKASI HOST
     ATAU ANTAR MUKA PADA JARINGAN.

          Fungsi ini di ilustrasikan seperti nama orang sebagi suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut.dalam jaringan komputerpun berlaku hal yang sama yaitu alamat IP address unik/berbeda tersebut akan digunakan untuk mengenali sebuah computer atau device pada jaringan.

2#IP ADDRESS DI GUNAKAN SEBAGAI ALAMAT LOKASI JARINGAN

          Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kitayang menunjukan lokasi keberadaan kita.untuk memudahkan pengiriman paket data,maka IP address memuat informasi keberadaanya.Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampa ke komputer  yang dituju.



6.LANGKAH LANGKAH MEMBUAT IP ADDRESS SERVER
Berikut adalah langkah-langkah membuat ip address server :
1. Klik Start > Klik Setting > Klik Network connections. maka jendela network connection akan muncul.
2. Klik kanan pada icon local area connection > klik properties.
3. Maka, akan muncul jendela local area connection properties > klik dua kali Internet protocol (TCP/IP).
4. Kemudian jendela internet protocol (TCP/IP) properties muncul. Anda harus memilih opsi Use the following IP address dan mengisikan IP address, misal IP address : 192.168.0.1. sebaliknya, Subnet Mask akan terisi secara otomatis dengan meletakkan kursor ke bagian subnet mask yang kosong. Kemudian pilih use the following DNS server address dan isikan preferred DNS server, contoh prefferedd DNS server : 192.168.0.1
5. Klik OK, maka anda keluar dari jendela area connection

Kesimpulan:
1.IP address dibutuhkan oleh komputer yang tergabung dalam suatu Jaringan.
2.Fungsi IP address adalah memberikan suatu identitas kepada host agar
   dikenali oleh jaringan. Seperti halnya rumah, maka IP address adalah alamat
   dari rumah tersebut yang digunakan sebagai sarana identitas terhadap
   lingkungan. Sehingga ketika A mau mengirimkan surat kepada B, maka surat
   tersebut dapat dipastikan tidak akan sampai kepada C.
3.Jenis alamat IP address pertama yang diluncurkan adalah versi 4 yang kini
   sudah mencapai kuota limitnya.maka sekarang dilanjukan oleh IP address
   versi4.


3 Address Yang Tidak Boleh Digunakan Untuk Pengenal Host

Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk mengenal host. Address tersebut adalah:



1. Network Address

 Network Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 192.168.9.35. Tanpa memakai subnet (akan diterangkan kemudian), networkaddress dari host ini adalah 192.168.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (192.168) untuk menentukan ke router mana datagram tersebut harus dikirimkan. Analoginya mirip dengan dalam proses pengantaran surat, petugas penyortir pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca selutuh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut.
3 Jenis Address Yang Tidak Boleh Digunakan Untuk Mengenal Host




2. Broadcast Address
 Broadcast Address digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap datagram IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh datagram tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim datagram kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi datagram sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi datagram-datagram tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcest address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima datagram tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki broadcast address yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima datagram : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada.
3 Jenis Address Yang Tidak Boleh Digunakan Untuk Mengenal Host



3. Multicast Address
 Multicast Address Kelas address A, B dan C adalah address yang digunakan untuk komunikasi antar host, yang menggunakan datagram-datagram unicast. Artinya, datagram/paket memiliki address tujuan berupa satu host tertentu. Hanya host yang memiliki IP address sama dengan destination address pada datagram yang akan menerima datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Jika datagram ditujukan untuk seluruh host pada suatu jaringan, maka field address tujuan ini akan berisi alamat broadcast dari jaringan yang bersangkutan. Dari dua mode pengiriman ini (unicast dan broadcast), muncul pula mode ke tiga. Diperlukan suatu mode khusus jika suatu host ingin berkomunikasi dengan beberapa host sekaligus (host group), dengan hanya mengirimkan satu datagram saja. Namun berbeda dengan mode broadcast, hanya host-host yang tergabung dalam suatu group saja yang akan menerima datagram ini, sedangkan host lain tidak akan terpengaruh. Oleh karena itu, dikenalkan konsep multicast. Pada konsep ini, setiap group yang menjalankan aplikasi bersama mendapatkan satu multicastaddress.
3 Jenis Address Yang Tidak Boleh Digunakan Untuk Mengenal Host

Untuk keperluan multicast, sejumlah IP Address dialokasikan sebagai multicastaddress. Jika struktur IP Address mengikuti bentuk 1110xxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx (bentuk desimal 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255), maka IP Address merupakan multicastaddress. Alokasi ini ditujukan untuk keperluan group, bukan untuk host seperti pada kelas A, B dan C. Anggota group adalah host-host yang ingin bergabung dalam group tersebut. Anggota ini juga tidak terbatas pada jaringan di satu subnet, namun bisa mencapai seluruh dunia.Karena menyerupai suatu backbone, maka jaringan muticast ini dikenal pula sebagai Multicast Backbone (Ambone).

DAFTAR PUSTAKA:


Sak Erwin. 2014. PENGERTIAN SEJARAH dan KLASIFIKASI "IP ADDRESS" http://awesomeerwin.blogspot.com/2014/12/pengertian-sejarah-dan-kalasifikasi-ip.html Diaksese pada tanggal 05 februari 2021 pukul 10:05

Putra Erlangga. 2019. Address yang tidak boleh digunakan untuk pengenal Host https://erlanggaputraa.blogspot.com/2019/04/3-address-yang-tidak-boleh-digunakan.html Diakses pada tanggal 05 februari 2021 pukul 03:20

Postingan Populer